Kamis, 14 Juni 2012

SEJARAH STAND UP COMEDY


SEJARAH STAND UP COMEDY

Sekarang lagi maraknya Stand Up Comedy terutama di Indonesia, dimana-mana semua orang pada ngomongin stand up comedy. tapi yang gue liat banayk diantara temen gue yang jarang liat stand up comedy. Nah disini gue tertarik buat ngebahas tentang sejarah stand up comedy. Cekidot!

Sejarah panjang lahirnya  Stand Up Comedy dimulai sekitar tahun 1800an di Amerika yang saat itu untuk pertama kalinya masih  berwujud teater.  Dahulu  di amerika ada sebuah teater yang bernama The Minstrel Show yang diselenggarakan oleh Thomas Dartmouth "Daddy" Rice                                                                                        .




The Minstrel Show memulai kiprahnya tepat sebelum  terjadi perang saudara  di Amerika. Meskipun lawakannya masih berbentuk lawakan yang sangat simple, akan tetapi justru mendapatkan animo yang sangat besar dari warga Amerika saat ituterutama dari warga Amerika dengan  kalangan menengah ke atas. Akan tetapi acara ini banyak mengandung unsur rasisme yang sangat menonjol, contoh nyatanya adalah para comic nya yang dengan sengaja menghitamkan muka mereka yang bertujuan untuk mengejek warga Amerika yang berkulit hitam / orang berkulit hitam.
Pada saat itu Mic belum lahir , para comic melucu dengan cara Slapstick atau yang lebih dikenal sekarang dengan Physical joke. Meskipun begitu, acara ini  mampu bertahan hingga memasuki abad ke 20.

Seiring berjalannya waktu,  perkembangan the minstrel show semakin lama justru semakin menjurus ke arah teater musikal bertema komedi pada  segmen pertamanya. Pada segmen kedua ada sebuah acara yang disebut The Olio yang dibawakan oleh sebuah group yang berjumlah 2 orang bernama "The Endmen" yang dalam aksinya mereka  melakukan sejenis pidato yang dalam isinya bersifat menyindir para politisi atau hanya sekedar membahas  kehidupan sehari-hari. Dan justru dari sinilah dimulainya awal kehidupan StandUp Comedy.

Ketika The Minstrel Show mulai redup, dan pada saat  ( awal abad 20 an ) itu lahirlah sebuah teater yang bernama "Vaudeville". Vaudeville sendiri  masih tampil dengan format yang bisa  dikatakan mirip dengan The Minstrel Show, bedanya Vaudeville sudah merata ke hampir semua entertainment./ hiburan  seperti komedi, musik, sulap dan lain-lainnya. Namun ada satu perbedaan yang sangat mencolok antara Vaudeville dengan The Minstrel Show yaitu para pelawak Vaudeville mulai sering melakukan one man show meskipun masih sering menggunakan Slapstick karena memang pada saat itu belum ada MIC yang bisa membuat para penonton mendengar apa yang diucapkan oleh para Comic.



Dan pada saat yang sama lahirlah sebuah show tandingan bagi Vaudeville yang bernama Burlesque yang lebih condong ke kalangan menegah kebawah. Hal ini sangat berbeda dengan Vaudeville yang sangat condong kepada kalangan menengah ke atas. Burlesque sendiri meniru / mengadopsi segmen / bagian The Olio milik Minstrel Show yang mana  para pelawaknya menggunakan monolog dan pidato sebagai bentuk lawakan mereka,dengan  setting panggungnya yang  kecil dan lebih akrab dan bersahabat  kepada penonton.

Seiring berkembangnya tekhnologi maka ditemukanlah MIC, Vaudeville kembali berjaya melalui Comic Will Rogers yang mana salah satu comedian pertama yang menjadi Political Stand-Ups. Seiring berkembangannya teknologi dengan munculnya Radio danTelevisi, Komedi dengan format Stand-Up mulai dikenal luas namun justru mengalami penurunan,hal ini terjadi karena pada saat itu orang-orang lebih meminati acara musik live,dan night club.
dan  akhirnya Vaudeville maupun Burlesquet sedikit demi sedikit mulai meninggalkan komedi tunggal ini, dan akhirnya mereka cuma menjadi  cafe musik biasa.

Akan tetapi tidak semua comic menyerah begitu saja, mereka kembali mulai melakukan   komedi tunggal dengan format StandUp melalui cafe-cafe dan sejenisnya.Dan pada akhirnya ada beberapa stasiun televisi yang bersedia membuat sebuah acara dengan format StandUp Comedy seperti, The Ed Sullivan Show , The Tonight Show,  hingga akhirnya  pada tahun 1959 lahirlah sebuah  acara The Steve Allen Show  yang menampilkan seorang comic bernama Lenny Bruce.





George Carlin yang pada masa nya  juga menjadi seorang komedian terbesar dan yang paling terkenal memang terinspirasi dari sosok seorang Lenny Bruce yang akhirnya membuat George Carlin bertekad menjadi seorang pelawak dan pada akhirnya George carlin pun bisa menjadi terkenal. 
Pada saat ini banyak pelawak yang terinspirasi dari sosok seorang  George Carlin, seperti Chris Rock dan  Jerry Seinfeld.



 Dan setelah melalui perjalan sejarah yang begitu panjang maka pada akhirnya StandUp Comedy bisa menjadi tenar seperti saat ini. hmmm sungguh sebuah perjalanan yang tidak singkat yah hehe..
Komedi tunggal baru dikenal sebagai StandUp Comedy dan para pelawaknya disebut comic
sebenarnya baru dimulai  pada tahun 1966 yang dikemukakan oleh orang-orang dari universitas Oxford.

Untuk perkembangan StandUp Comedy di Indonesia sebenarnya udah dimulai oleh sosok seorang Alm. Taufik Savalas melalui acara Comedy Cafe dan juga acara Ramon Papana sebagai pemilik comedy cafe. Akan tetapi acara ini kurang mendapat respons dari masyarakat Indonesia, sehingga bisa dibilang acara tersebut kurang booming kurang booming atau penontonnya pada gak tertarik yaa -_-

Setelah itu berlalu, usaha mengembangkan StandUp comedy di Indonesia diteruskan oleh seorang oleh Iwel wel yang mengisi acara Jayus Plis Dong Ah dan juga acara Bincang Bintang yang memang acara tersebut di design untuk StandUp Comedy oleh mas Indra Yudhistira.

Dan sekarang StandUp Comedy kembali mencuat di dunia entertainment Indonesia, dimana pada saat sekarang ini StandUp Comedy di Indonesia di angkat oleh seorang Raditdya Dika & Pandji Pragiwaksono.

Semoga bermanfaat :D

Cr: berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar